Monday, May 23, 2016

Masker Kefir Bisa Membuat Kulit Wajah Lebih Baik. Benarkah?

"Mbak, masker Kefir ini beneran bagus nggak sih?"
"Mbak, kulit aku kok jadi bruntusan ya setelah pakai ini?"
"Kak, boleh nggak sih kita pakai skincare lain setelah pakai Kefir ini?"

Ya! Itu adalah sederetan pertanyaan yang sering orang tanyakan ke gw tentang keunggulan dan manfaat masker Kefir, sejak gw pernah me-review-nya DISINI. Mungkin diluar sana masih banyak orang yang penasaran, tapi belum berani mencoba masker yang lagi nge-hits ini. Karena memang masker Kefir ini banyak menimbulkan pro-kontra. Dan efek yang dirasakan maupun dihasilkan berbeda pada setiap orang.

Pada beberapa kasus, masker ini bereaksi sedikit 'ngeselin' di kulit kita. Ngeselin, karena menyebabkan break out yang justru membuat penampilan kurang menarik. Siapa sih yang nggak sebal melihat bruntus atau bahkan jerawat matang di kulit wajah?

Masker Kefir From Masque Maison!

Memang sih, dulu gw pernah pakai masker Kefir ini dan hasil yang gw dapatkan cukup bikin gw puas! Struktur kulit wajah gw menjadi jauh lebih baik dan kulit juga terasa lebih sehat. Kali ini gw nggak mau bahas keunggulan dan manfaat dari masker Kefir, karena gw pernah bahas tentang Kefir DISINI. Tapi gw mau bahas tentang perintilan pertanyaan tentang Kefir ini.

Okay, first thing first...

1. Kefir itu bukan terbuat dari susu yang ter-fermentasi. Tapi bibit bakteri baik yang hidup. Gw juga sempat salah persepsi sih tentang Kefir ini. Gw pikir Kefir adalah fermentasi dari susu kambing atau sapi. Tapi ya itu, Kefir terbuat dari bakteri baik layaknya yoghurt gitu.

2. Kefir ini sifatnya mendetoks kulit kita, dan membuang racun-racun yang nggak dibutuhkan oleh kulit. That's why, kadang kulit kita mesti mengalami break out dulu pada awal-awal pemakaian.

3. Boleh nggak sih kita pakai skincare lain sehabis pakai ini? Kalau gw sih nggak masalah ya, sah-sah saja. Biasanya sehabis gw bilas wajah gw dari masker Kefir ini, gw lanjutkan dengan skincare regime gw seperti biasanya --> Toner -  Serum - Pelembap!

4. Kalau lagi perawatan kulit di dokter, boleh pakai masker Kefir ini nggak? Wah, menurut gw sih better di konsultasikan lagi sama dokter kulitnya sih. Gw kurang paham tentang perawatan dokter gimana. Daripada salah, ya kan..

5. Setelah 10 hari detoks Kefir ini, lewat 10 hari masih bisa pakai maskernya apa di stop dulu? Kalau menurut gw sih setelah selesai detoks 10 hari, melanjutkan pakai Kefir ini nggak masalah. Tapi mungkin frekuensinya yang beda. Misal pas detoks kita pakai ini 2x sehari selama 10 hari, setelahnya kita bisa pakai 3x seminggu saja.


6. Kalau abis pakai Kefir ini boleh bermakeup nggak sih? Hmmm.. kalau menurut gw sih boleh-boleh saja. Gw sering kok setelah maskeran pakai Kefir (pagi/siang hari) trus pakai makeup seperti biasa

7. Kok kulit wajah jadi bruntusan ya habis pakai Kefir ini? Like i said before, i think Kefir ini memang bersifat "Purging dulu baru bagus" kali ya. Dan memang beberapa orang juga ngalamin hal ini. I'm not sure ini wajar apa nggak sih. But it's happened to me

8. Boleh nggak sih masker ini dibawa tidur semaleman, dan paginya baru dibilas? Hmmm, dunno sih. I think this isn't sleeping mask ya. Kalau gw sih selalu dibilas.

9. Kalau wajah lagi jerawatan dan kita pakai masker ini, setelahnya si jerawat lebih baik didiamkan atau diobati ya? Well, better kalo jerawatnya diobati bukan.... Masker ini kan bukan berfungsi sebagai obat jerawat *PalmFace*

10. Setelah pakai masker ini, bersihinnya pakai air saja atau pakai sabun pembersih lagi? Sebaiknya sih pakai air saja kali ya. Gw belum pernah sih membilas masker apapun pakai facial wash lagi.

Ya, kira-kira 10 pertanyaan itulah yang sering gw dapati. Ada sih satu pertanyaan lagi yang menurut gw nggak masuk akal.

"Mbak Cat, masker Kefir ini bisa bisa ngilangin bekas cacar nggak?" Whoaaaa.... i dunno sist! Kalau kalian punya kulit yang super sensitif atau dalam perawatan dokter atau ada kasus tertentu seperti cacar ini, sebaiknya tanyakan langsung sama dokter saja ya.

Overall, i really enjoy using Kefir mask. Even tho i hate the smell but i love to see how my skin feel so soft and supple after using this! Yang paling gw suka adalah, entah perasaan gw saja atau memang benar, masker Kefir ini mampu mengempiskan jerawat matang di kulit gw. Saat menjelang menstruasi-pun, yang biasaya di pipi akan mudah timbul jerawat, sekarang sedikit berkurang. Dan yang paling terlihat, rona kulit gw menjadi lebih bright dan fresh! Super love.

Oia, kalian bisa pesan masker Kefir ini di MASQUE MAISON yaaa...

3 comments:

  1. Ini masker ngehits bener ya book!tp belom pengen nyoba sih entah kenapa hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang sih ngeri2 awalnya pengen coba. takut muka kenapa2. Tapiiiii, di gw masker ini works bgt kok. hehehhe

      Delete
  2. masker ini beneran lagi hits ya, banyak banget yang review tapi entah kenapa aku agak gimana gitu, makanya waktu di tawarin buat nyoba masih rada mikir-mikir

    The Journey

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Google+ Followers

Thank You For Coming...